STKS Bandung

tahun 2003 aku beranjak dari Banda Aceh menuju Bandung..ya skalian ama temen2 mahasiswa yang lain dari Banda Aceh..sepanjang perjalanan aku memikirkan bagaimana dan bagaimana..bagaimana nanti di sana..gimana kuliahnya..gimana dengan Ayah yang tersayang yang lagi terbaring sakit..gimana dengan mamak..dan keluarga ku yang lain..perjalanan panjang naik Bus PMTOH satu persatu melalui kota-kota besar..seperti Medan..Pekanbaru..Jambi..Palembang..Lampung..sampai di Penyeberangan Bakau Heni..aku termimpi dan terbangun sambil berteriak..sampai seisi penumpang Bus terbangun..rupanya mimpiku seperti ada yang menyuruh ku kembali..dan memerintahkan untuk tidak ke Bandung..ngapain ke Bandung..dll..aku termenung dan merasa sulit untuk menterjemahkan arti dari mimpiku tersebut……lalu tanpa terasa perjalanan sedikit demi sedikit menyeberangi selat sunda dan akhirnya tiba di Merak..sampai di Merak suasana semakin rame..mulai Bus..Angkutan Truk..Perumahan..Jalan Tol..dll yang semakin membuat aku termangu..ternyata Indonesia Besar..Besar..dan Besar..ibarat kita seperti katak di dalam tempurung..yang kita tahu ya tempurung itu..tapi pada saat kita berada di tempurung yang lain..ternyata apa yang kita lihat hanya sebagian kecil dari seluruh tempurung yang lebih luas…

Ternyata memang Indonesia merupakan bangsa yang besar..ya tentu saja besar dengan segala kelebihan dan kekurangannya…segala sudah ditakdirkan dan awal pertama aku harus melalui kehidupan di Kawasan Dago Bandung tuk menjadi mahasiswa..ada rasa bangga yang tak terhingga ketika aku sadar akan pengorbanan yang telah aku dan keluarga lakukan…

hari-hari kulalui di kota dingin tersebut termasuk mandi pada jam 4 subuh untuk segera mengikuti OSPEK suatu langkah yang harus dilaksanakan untuk menjadi mahasiswa..betapa tidak pada waktu (tahun 1993) Bandung sangat terkenal dengan dinginnya bahkan sampai ke tulang sumsum..akan tetapi sudah menjadi kewajiban harus dilaksanakan…

mengikuti perkuliahan ternyata membuat ku berpikir tentang masa depan..kuliah di STKS menurutku seperti kuliah di kampus yang “tidak jelas”..karena di satu sisi kita mahasiswa yang 100% menggunakan dana pribadi sama dengan mahasiswa perguruan tinggi yang lain, akan tetapi saat yang sama kita diperketat dengan segala aturan yang mengarah kepada seorang PNS..betapa tidak kita tidak boleh “memanjangkan rambut”, harus berbaju seragam, harus memakai tanda pangkat (senioritas), …huppsss…

Comments
  1. vita says:

    ga salah tulis tahun keberangkatan ke bandung pak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s